Buka TMMD Sengkuyung Tahap IV Di Desa Wates Kecamatan Simo, Bupati : Ini Pemerataan Pembangunan

Boyolali.rilisjateng.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 resmi dimulai hari ini, Selasa (13/10) di Lapangan Desa Wates pada Upacara Pembukaan dengan Inspektur Upacara Bupati Boyolali Agus Irawan.

Pembukaan Program TMMD Sengkuyung Tahap IV tahun 2026 ini ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Agus. Terlihat hadir pada upacara tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf) Gunawan Nurbathin dan jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali.

Berita Lainnya

Program TMMD Sengkuyung Tahap IV yang dilaksanakan di Desa Wates Kecamatan Simo ini dimulai pada 13 Oktober dan selesai pada 11 November 2026. Sasaran kali ini adalah jalan desa sepanjang 1.138 m dengan lebar 3 m dan tebal 0,15 m. Kemudian jalan usaha tani (JUT) sepanjang 9,5 m dengan lebar 6,5 m dan lebar 0,15 m. Dan yang terakhir adalah talud jalan dengan volume 47,63 m³.

Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp827.837.000 yang terdiri dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) I Provinsi Rp246 juta, dana APBD II Kabupaten Rp500 juta, dan swadaya masyarakat Rp81.837.000.

Ditemui di lokasi, Kepala Desa Wates Eko Prasetyo mengungkapkan, pembangunan jalan program TMMD Sengkuyung Tahap IV ini sangat bermanfaat bagi warga di desanya. Ia mengatakan, jalan ini merupakan penghubung antara Desa Wates dan Desa Blagung di Kecamatan Simo, serta menghubungkan dengan Desa Sendangrejo yang berada di wilayah Kecamatan Klego.

Eko menuturkan, warga desanya sangat mendukung Program TMMD Sengkuyung ini, setiap hari setidaknya ada 20 warga bergiliran untuk bergotong-royong membangun jalan bersama anggota TNI. Ia berharap, dengan dibangunnya jalan ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan melancarkan perekonomian masyarakat.

“Semoga kesejahteraan masyarakat dalam pembangunan ini maupun perekonomian tambah lancar, dan usaha tani di Desa Wates tambah lancar, dan bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat di Desa Wates,” harap Eko.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Boyolali, Ari Wahyu Prabowo menyampaikan, Program TMMD Sengkuyung merupakan sinergitas dan kolaborasi dalam membangun desa. Program ini merupakan implementasi komitmen Kabupaten Boyolali dalam pemerataan pembangunan desa.

Pria yang akrab disapa Ari ini juga menyebut, selain pembangunan fisik, kegiatan TMMD Sengkuyung ini juga melaksanakan kegiatan non fisik yang bekerjasama dengan pemangku kepentingan terkait, seperti cek kesehatan gratis, SAMSAT keliling dan kegiatan-kegiatan pembinaan hasil kolaborasi bersama dari pemerintah, jajaran TNI-Polri dan masyarakat.

“Harapan kita infrastruktur dasar di desa dapat terpenuhi, dapat memadai dan seluruh jalan desa dalam kondisi mantab,” ujar Ari.

Senada, Bupati Agus yang membuka Program TMMD Sengkuyung Tahap IV ini berharap, kegiatan ini akan bermanfaat bagi warga Desa Wates dan sekitarnya. Pihaknya juga berterimakasih kepada jajaran TNI yang telah menginisiasi program ini.

“Ini adalah salah satu tujuan kami yaitu pemerataan pembangunan yang ada di Kabupaten Boyolali, jadi pembangunan sudah kita mulai dari desa ke desa sehingga nanti kemanfaatannya bisa langsung dirasakan warga masyarakat,” ungkap orang nomor satu di Kota Susu ini.

Pada kesempatan itu, Bupati Agus beserta jajaran Forkopimda meletakkan batu pertama pembangunan jalan proyek TMMD Sengkuyung Tahap IV ini. Selain itu, Bupati Agus juga menyerahkan beberapa bantuan yaitu bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp15 juta dari PMI Kabupaten Boyolali, santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan, dan bantuan 50 paket sembako bagi warga membutuhkan.(***)

Pos terkait