Boyolali.Rilisjateng – Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) Kabupaten Boyolali menggelar peringatan Waisak tahun 2026, dengan acara Sannipata Waisak 2570 Tahun Buddhis (TB)/2026. Bupati Boyolali Agus Irawan menghadiri secara pribadi kegiatan yang dilaksanakan di Vihara Sasana Dhamma Java Dwipa, Desa Jeruk Kecamatan Selo, Minggu (21/6/2026).
Disampaikan Samudi selaku Ketua Panitia, acara peringatan Waisak ini dihadiri oleh 1.600 orang, terdiri dari Umat Buddha yang ada di Kabupaten Boyolali, sebagian Umat Buddha dari Kabupaten Semarang dan warga muslim sekitar Vihara.
Ia juga melaporkan, jumlah Umat Buddha di Kabupaten Boyolali kurang lebih 2.000 orang, dengan tempat ibadah 31 Vihara dan satu Cetiya. Dari seluruh tempat ibadah tersebut, masing-masing memiliki majelis pembina.
Menghadiri peringatan Hari Raya Umat Buddha tersebut, Bupati Agus berharap dengan perayaan ini semakin memperkokoh semangat Umat Buddha Boyolali untuk terus berkontribusi membangun masyarakat yang damai dan berkeadilan.
Pihaknya memastikan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali yang akan terus mendukung kegiatan keagamaan lintas umat, karena kerukunan umat beragama adalah pondasi utama bagi Boyolali yang maju dan sejahtera.
“Mari kita jadikan perayaan Waisak ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, menebarkan kasih sayang dan menjaga persatuan bangsa.” harapnya.
Tak lupa,orang nomor satu di Kota Susu itu juga mengajak seluruh Umat Buddha untuk menjaga kondusifitas dengan kerukunan antar umat beragama, serta bersama-sama memajukan Kabupaten Boyolali.
“Kerukunan umat beragama terus kita dorong untuk menjaga Kabupaten Boyolali lebih baik lagi.” pungkas Bupati Agus. (Tim Liputan Pemerintah Kabupaten Boyolali)
