BOYOLALI.RILISJATENG.COM – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mendekatkan akses kesehatan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai membangun fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama yakni Puskesmas Juwangi dengan fasilitas yang lebih baik dan akan melayani rawat inap 24 jam.
Hal ini dikarenakan Puskesmas Juwangi yang saat ini beroperasi sudah tidak layak untuk melayani masyarakat. Hari ini, Selasa (18/8) dilaksanakan prosesi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Puskesmas Juwangi yang berlokasi di Desa Pilangrejo. Peletakan batu pertama tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) Boyolali Dwi Fajar Nirwana.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, FX. Kristandiyoko berharap, peningkatan mutu dan kualitas layanan kesehatan melalui pembangunan gedung baru ini menjadi salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Boyolali.
Dengan gedung yang baru ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam menggalakkan cek kesehatan gratis demi mewujudkan masyarakat Boyolali yang lebih sehat.
Ia juga berpesan kepada Kepala Puskesmas untuk segera mengurus administrasi perpindahan lokasi faskes agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
“Kita berharap Boyolali sehat adalah masyarakat yang sehat, dan masyarakat yang selalu sehat hidupnya bisa menjadi keberkahan,” ujarnya.
Meletakkan batu pertama, Wabup Fajar menegaskan, Pemkab Boyolali berkomitmen bisa memberikan layanan kesehatan yang mudah, cepat, murah dan berkualitas bagi masyarakat. Hal ini menjadi salah satu dari 17 Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Boyolali untuk membangun Puskesmas rawat inap di masing-masing kecamatan.
“Puskesmas ini dibangun dari rakyat untuk rakyat, mari bersama-sama kita kawal proses pembangunannya. Setelah nanti selesai pembangunan dan sudah mulai beroperasi, mari kita manfaatkan sebaik-baiknya, kita rawat Puskesmasnya dan kita manfaatkan fasilitasnya seperti cek kesehatan gratis,” ajak Wabup Fajar.
Sebagai informasi, Puskesmas Juwangi ini dibangun dengan nilai kontrak Rp12.053.544.000,00 dengan jangka waktu pelaksanaan selama 140 hari. Targetnya, Puskesmas Juwangi akan selesai dibangun pada 24 Desember 2026 dan mulai bisa ditempati awal tahun 2027.
Salah satu warga Kecamatan Juwangi, Sutiyem, yang turut menghadiri acara tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas dibangunnya faskes dengan fasilitas yang lebih memadai. Dengan gedung dan fasilitas yang memadai, Ia merasa Kecamatan Juwangi kini memperoleh perhatian sama dari Pemkab Boyolali.
“Alhamdulillah rakyat Boyolali utara sekarang bisa merasakan pembangunan dari pemerintah, sekarang ingin periksa kesehatan jadi lebih baik lagi,” ungkap wanita paruh baya itu.







