BOYOLALI.RILISJATENG.COM – Kabupaten Boyolali merupakan penghasil susu terbesar di Provinsi Jawa Tengah, dan menjadi salah satu pemasok kebutuhan susu diskala nasional. Potensi daerahnya pun sebagian besar adalah peternakan dan pertanian, tak ayal Boyolali disebut-sebut sebagai Kota Susu.
Dilatarbelakangi oleh hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali meluncurkan maskot yang nantinya akan dipergunakan sebagai identitas Boyolali dalam berbagai event.
Menggunakan karakter dua ekor sapi jantan dan betina, yang dijadikan sebagai simbol bahwa potensi terbesar Kabupaten Boyolali adalah peternakan.
Memiliki karakter ramah, santun dan mudah didekati, Boy adalah sapi jantan yang ceria, gagah, enerjik, kuat, sekaligus bersahabat. Mengenakan busana merah bata, menggambarkan kehangatan dan kenyamanan.
Kemudian Loli, sapi betina yang lemah lembut dan anggun. Berbalut busana kebaya sederhana, dalam Wahyu Merapi Pacul Goweng yang merupakan pakaian pengantin khas Boyolali.
Motif kain yang dikenakan oleh Boy dan Loli, merupakan gambaran kekayaan Kabupaten Boyolali. Warna hijau bermakna dataran yang subur, kemudian warna biru menggambarkan sumber daya air yang melimpah.
Kedua warna itu mengingatkan bahwa kelestarian tanah dan air merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan hidup. Boy dan Loli hadir sebagai wajah baru komunikasi Kabupaten Boyolali.
Melaunching maskot Boy dan Loli pada Jumat (31/7/2026) malam di halaman Rumah Dinas Bupati Boyolali, Bupati Boyolali Agus Irawan berharap maskot ini bisa lebih mengenalkan Kabupaten Boyolali. Pihaknya mengimbau agar setiap event yang ada di Boyolali menggunakan ikon Boy dan Loli sebagai identitas daerah.
“Jadi akan ada kenangan tersendiri kalau melihat Boy dan Loli ini langsung masuk ke pemikiran kita bahwa itu Kabupaten Boyolali.” ujar Bupati Agus.







