BOYOLALI.RILISJATENG.COM – Lapangan Desa Beji, Kecamatan Andong terlihat dipadati para santri dan masyarakat sekitar selepas isya. Mereka berbondong-bondong datang untuk mengikuti acara “Boyolali Bersholawat” dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan, jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali, Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali M. Syawalludin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali Muhammad Miftah, dan para Ulama yang ada di Kabupaten Boyolali.
Dalam sambutannya, Bupati Agus mengucapkan terimakasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menimba ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes). Ia berharap nantinya dari Ponpes akan lahir pemimpin-pemimpin hebat yang kelak akan turut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Boyolali.
“Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas 2045, ini yang harus jadi pegangan kita bersama, bahwa santri harus mempunyai peran, andil untuk memajukan nusa dan bangsa dan juga tentunya menjaga keutuhan NKRI” pesan Bupati Agus.
Sebagai informasi, pada acara “Boyolali Bersholawat” malam ini juga dilakukan penyerahan bantuan hibah kepada masjid dan Lembaga Pendidikan Keagamaan.
Diantaranya yaitu Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jengglong Desa Kadipaten menerima Rp20 juta, Masjid Al Falakh Desa Sempu mendapat hibah Rp20 juta, Masjid Al Hasanah Desa Andong memperoleh Rp20 juta, Masjid Jami’atul Ummah Desa Kedungdowo menerima Rp20 juta dan yang terakhir MI Muhammadiyah Ahmad Dahlan yang berlokasi di Jalan Raya Gemolong-Karanggede mendapat hibah Rp25 juta.
Selanjutnya diserahkan juga bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Boyolali dengan jumlah total Rp5,34 miliar yang diperuntukkan bagi 267 penerima manfaat yang tersebar di 13 desa di wilayah Kecamatan Andong.
Diantaranya yaitu Desa Andong dengan penerima bantuan sebanyak 22 unit dan jumlah total anggaran sebesar Rp440 juta. Kemudian untuk Desa Beji menerima bantuan sebanyak 15 unit dengan total anggaran sebesar Rp300 juta.
Selanjutnya Desa Gondangrawe terdapat 16 unit yang menerima bantuan dengan total anggaran Rp320 juta. Ada pula Desa Kunti dengan 16 unit penerima bantuan dan anggaran sebesar Rp320 juta, dan Desa Semawung jumlah penerima bantuan sebanyak 28 unit dengan total anggaran Rp560 juta.
Kemudian Desa Kedungdowo ada 12 penerima bantuan dengan total anggaran Rp240 juta dan Desa Kadipaten jumlah penerima 25 unit dengan total anggaran sebesar Rp500 juta. Selanjutnya Desa Pelemrejo dengan penerima bantuan sebanyak 24 unit dan total anggaran Rp480 juta dan Desa Mojo ada 14 unit penerima bantuan dengan total anggaran Rp280 juta.
Untuk Desa Pakel jumlah penerima bantuan sebanyak 25 unit dengan total anggaran Rp500 juta, dan Desa Pranggong total penerima bantuan sebanyak 25 unit dengan anggaran sebesar Rp500 juta. Selanjutnya Desa Pakang jumlah penerima bantuan 17 unit dengan anggaran Rp340 juta dan yang terakhir Desa Munggur dengan penerima bantuan sebanyak 28 unit dan total anggaran sebesar Rp560 juta.
Sebagai pengisi tausiah pada Pengajian Akbar malam ini adalah KH. Abdul Wahid, serta salawat yang dilantunkan oleh Hassan Toys dan Cak Fandi yang diiringi grup Hadrah Saktah Production.(***)
