Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terus berupaya menanamkan nilai-nilai Pancasila di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Salah satunya dengan mengerahkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) hingga di tingkat kabupaten, untuk menjadi anak-anak muda yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Hari ini, Senin (27/4/2026), Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Boyolali Masa Bakti 2026-2030, diangkat oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, M. Arief Wardianta. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali pada Senin (27/4/2026).
Proses pemilihan anggota DPPI Kabupaten Boyolali, diseleksi langsung melalui tes wawancara oleh BPIP. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPIP Kabupaten Boyolali Dianalutviyah Agustina usai prosesi pengangkatan. Ia mengatakan, mulanya, Kabupaten Boyolali mengajukan 14 nama purna Paskibraka untuk mengikuti seleksi, hingga akhirnya tujuh nama terpilih sebagai Pelaksana DPPI Kabupaten Boyolali.
Gadis yang masih duduk dibangku kuliah ini merasa bersyukur telah terpilih sebagai Ketua Pelaksana DPPI Kabupaten Boyolali. Ia berharap kedepannya, DPPI mampu melaksanakan program-program yang bisa berdampak langsung kepada masyarakat serta mengajak anak muda untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.
“Semoga kita bisa melaksanakan program kerja yang ber-impact dengan masyarakat luas, kemudian juga bisa mengajak anak-anak muda sekarang untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, juga taat dan patuh pada Pancasila.” harap perempuan yang akrab disapa Diana ini.
Adapun nama-nama Pelaksana DPPI Kabupaten Boyolali yaitu Dianalutviyah Agustina, Miftakhul Zain Addaafi’i, Yeshya Ayu Evaretta Sutopo, dan Gading Putra Perdana. Kemudian Farosun Brillian Hernanda Fatmawati, Pandu Setya Kusuma, dan yang terakhir adalah Fransiskus Manuel Novean Ariadi.







